Pemrograman
Terstruktur merupakan suatu
tindakan untuk membuat program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa
komputer yang disusun secara logis dan sistematis supaya mudah dimengerti,
mudah dites, dan mudah dimodifikasi.
Pemrograman terstruktur adalah bahasa
pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur.
Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam
program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap
pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung
abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur.
Sedangkan Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi
yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu.
- Run correctly (program handal)
- Run efficiently (program menjadi sederhana / tidak rumit)
- Be easy to read and understand (mudah dibaca dan ditelusuri)
- Be easy to debug (program mudah ditelusuri kesalahannya)
- Be easy to modify (program mudah dimodifikasi)
Contoh Program Terstruktur
#include <iostream>
Using namespace std;
int main()
{
cout<<"Nama Saya
Adalah Muhammad Faizal";
return 0;
}
TYPE DATA DAN OPERATOR
Pengertian Tipe
Data
Tipe data adalah himpunan nilai yang
dapat dimiliki oleh sebuah data. Tipe data menentukan apakah sebuah nilai dapat
dimiliki sebuah data atau tidak, serta operasi apa yang dapat dilakukan pada
data tersebut.
Contoh Tipe Data
Dasar
1. Integer
(bilangan bulat)
Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal. Tipe data ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.
Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal. Tipe data ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.
2. Real (bilangan
riil)
Real adalah tipe data dasar berupa bilangan yang memiliki pecahan desimal. Dalam pemrograman, nilai dengan tipe data ini harus ditulis dengan sebuah titik sebagai pemisah bilangan utuh dan bilangan pecahannya.
Real adalah tipe data dasar berupa bilangan yang memiliki pecahan desimal. Dalam pemrograman, nilai dengan tipe data ini harus ditulis dengan sebuah titik sebagai pemisah bilangan utuh dan bilangan pecahannya.
3. Char
(karakter)
Char adalah tipe data dasar yang terdiri atas
satu buah angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Untuk menyimpan sebuah
karakter, diperlukan 1 byte atau 8 bit tempat didalam memori.
4. String
4. String
String adalah tipe data dasar yang berupa
kumpulan karakter dengan panjang tertentu. Meskipun berupa kumpulan karakter,
karena tipe data string sering digunakan dalam pemrograman, string dianggap
sebagai tipe data dasar.
5. Boolean
(bilangan logika)
Sebuah data boolean memiliki tepat dua buah
kemungkinan nilai, direpresentasikan sebagai Benar dan Salah, atau True dan
False, atau dapat juga dilambangkan dengan 1 dan 0. Tipe data ini dapat
digunakan untuk pemilihan dengan kondisi-kondisi tertentu, dimana program harus
memilih aksi apa yang akan dijalankan dengan parameter tertentu.
OPERATOR PADA C++
Pengertian
Operator
Operator adalah pengendali operasi
yang akan dilakukan pada beberapa operan sehingga membentuk sebuah ekspresi.
Secara umum, dalam sebuah ekspresi terdapat sebuah operator yang diapit dua
operan.
Operator
Aritmatik
Operator ini membentuk perhitungan
aritmatik. Kedua operan dari operasi aritmatik ini dapat berupa nilai integer
atau real.
Operator ini membandingkan dua operan
dan hasilnya berupa nilai boolean (BENAR atau SALAH). Operasi relasional dapat
dilakukan pada dua nilai dengan tipe data yang sama: tipe data integer, riil,
char, string, maupun boolean.
Operator Logika
Operator logika adalah operator yang
digunakan untuk mengkombinasikan hasil ekspresi yang mengandung operator
relasional.
CONTOH PROGRAM OPERATOR
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
float
nilai1,nilai2,penjumlahan,pengurangan,perkalian,pembagian;
cout<<"Nilai 1 : ";
cout<<"Nilai 1 : ";
cin>>nilai1;
cout<<"Nilai 2
: ";
cin>>nilai2;
//menggunakan operator
penjumlahan=nilai1+nilai2;
pengurangan=nilai1-nilai2;
perkalian=nilai1*nilai2;
pembagian=nilai1/nilai2;
cout<<"nilai 1
+ nilai 2 = "<<penjumlahan<<endl;
cout<<"nilai 1
- nilai 2 = "<<pengurangan<<endl;
cout<<"nilai 1
x nilai 2 = "<<perkalian<<endl;
cout<<"nilai 1
/ nilai 2 = "<<pembagian<<endl;
return 0;
}
OUTPUT
IF TUNGGAL, IF ELSE, IF DALAM IF
IF TUNGGAL
Jika kondisi bernilai benar, maka
perintah akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah, maka perintah akan
diabaikan.
Contoh IF Tunggal
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
int
nilai;
cout<<“Muhammad
Faizal”<<endl;
cout<<"Masukkan
jawaban anda : ";
cin>>nilai;
if
(nilai >=1 )
cout<<"Jawaban
Benar";
return
0;
}
IF ELSE
Artinya dalam pernyataan if dua
kondisi "Jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan dan
jika kondisi bernilai salah (tidak terpenuhi) maka akan mengerjakan
perintah-2".
Contoh Program
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int nilai;
cout<<“Muhammad
Faizal”<<endl;
cout<<“Masukkan
Angka 1 : “;
cin>>nilai;
if (nilai == 1)
cout<<“Betul sekali
kanda”;
else
cout<<“Bukan Angka 1
di input itu”;
return 0;
Contoh Program
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
int nilai;
cout<<"Muhammad
Faizal"<<endl;
cout<<endl;
cout<<"masukkan
penilaian anda : ";
cin>>nilai;
if (nilai >= 90)
cout<<"Luar
Biasa";
else if (nilai>=75)
cout<<"Bagus";
else if (nilai>=55)
cout<<"Cukup";
else
cout<<"Kurang";
return 0;
}
Switch Case
Switch Case
merupakan salah satu bentuk percabangan, yang digunakan untuk pilihan berjumlah
banyak. Tidak dianjirkan pada pilihan yang melibatkan jangkauan (range) tetapi
dianjurkan pada pilihan berupa konstanta dan banyak misalnya untuk memilih menu
.
CONTOH PROGRAM
CONTOH PROGRAM
#include
<iostream>
using
namespace std;
int main ()
{
nilai int;
cout<<"Masukkan Sebuah
angka (1...3) : ";
cin>>nilai;
switch (nilai)
{
case 1 :
cout<<"satu";
break;
case 2 :
cout<<"dua";
break;
case 3 :
cout<<"tiga";
break;
default :
cout<<"angka
yang anda masukkan salah";
break;
}
return 0;
PERULANGAN PADA C++
Perulangan adalah suatu proses eksekusi statemen-statemen dalam sebuah program secara terus-menerus sampai terdapat kondisi untuk menghentikannya. Operasi perulangan / looping selalu dijumpai didalam berbagai bahasa pemrograman, hal tersebut karena struktur perulangan akan sangat membantu dalam efisiensi program.
Dalam C++ terdapat 3 macam struktur perulangan, yaitu : Struktur While, Struktur Do While dan Struktur For.
1. For
Struktur perulangan / pengulangan jenis for biasanya digunakan untuk melakukan perulangan yang telah diketahui banyaknya.
Untuk melakukan perulangan dengan menggunakan struktur perulangan for, kita harus memiliki sebuah variabel sebagai indeksnya. Namun perlu sekali untuk diperhatikan bahwa tipe data dari variabel yang akan digunakan sebagai indeks haruslah tipe data yang mempunyai urutan yang teratur, misalnya tipe data int (0,1,2, ... ) atau char ('a' , 'b' , 'c' , ... ).
CONTOH PROGRAM
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
cout<<"PROGRAM PERULANGAN"<<endl;
cout<<"MENGULANG SEBANYAK 8 KALI"<<endl;
int a = 1;
for (a=1;a<=8;a++){
cout <<"FAIZAL"<<endl;
}
return 0;
}
OUTPUT PROGRAM
2. WHILE
Struktur perulangan while adalah perulangan yang melakukan pemeriksaan kondisi di awal blok perulangan. Kita tahu bahwa perulangan hanya akan dilakukan jika kondisi yang didefinisikan terpenuhi (jika kondisi bernilai benar). Hal ini berarti jika kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah) maka statemen-statemen yang terdapat dalam blok perulangan pun tidak akan pernah dieksekusi oleh program.
CONTOH PROGRAM
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a = 1;
cout<<"Program Faizal"<<endl;
cout<<endl;
while(a<=10){
cout<<a<<endl;
a++;
}
cout<<"nilai a terakhir"<<a;
return 0;
}
3. DO WHILE
Berbeda dengan struktur while yang melakukan pemeriksaan kondisi di awal blok perulangan, pada struktur do-while kondisi justru ditempatkan di bagian akhir. Hal ini tentu menyebabkan struktur perulangan do-while minimal akan melakukan satu kali proses eksekusi statemen yang akan diulang walaupan kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah).
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
int a= 1;
cout<<"Faizal"<<endl;
cout<<endl;
do {
cout <<a<<" Aku"<<endl;
a++;
}
while (a<=10);
cout<<"nial terkahir a = "<<a<<endl;
return 0;
}
using namespace std;
int main ()
{
cout<<"PROGRAM PERULANGAN"<<endl;
cout<<"MENGULANG SEBANYAK 8 KALI"<<endl;
int a = 1;
for (a=1;a<=8;a++){
cout <<"FAIZAL"<<endl;
}
return 0;
}
2. WHILE
Struktur perulangan while adalah perulangan yang melakukan pemeriksaan kondisi di awal blok perulangan. Kita tahu bahwa perulangan hanya akan dilakukan jika kondisi yang didefinisikan terpenuhi (jika kondisi bernilai benar). Hal ini berarti jika kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah) maka statemen-statemen yang terdapat dalam blok perulangan pun tidak akan pernah dieksekusi oleh program.
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a = 1;
cout<<"Program Faizal"<<endl;
cout<<endl;
while(a<=10){
cout<<a<<endl;
a++;
}
cout<<"nilai a terakhir"<<a;
return 0;
}
3. DO WHILE
Berbeda dengan struktur while yang melakukan pemeriksaan kondisi di awal blok perulangan, pada struktur do-while kondisi justru ditempatkan di bagian akhir. Hal ini tentu menyebabkan struktur perulangan do-while minimal akan melakukan satu kali proses eksekusi statemen yang akan diulang walaupan kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah).
CONTOH PROGRAM
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
int a= 1;
cout<<"Faizal"<<endl;
cout<<endl;
do {
cout <<a<<" Aku"<<endl;
a++;
}
while (a<=10);
cout<<"nial terkahir a = "<<a<<endl;
return 0;
}
OUTPUT PROGRAM
Array 1 Dimensi dan Array Multi
Dimensi
Array atau bisa
disebut sebagai larik adalah
koleksi data atau kumpulan data yang memiliki nama variable dan jenis tipe data
yang sama dan memiliki index, index tersebut digunakan untuk mengakses
(baca/tulis) elemen atau isi array tersebut.
Array 1 Dimensi
Pengertian Array
1 dimensi adalah sekelompok data yang
memiliki nama variable dan tipe data yang sama yang dapat diakses menggunakan 1
buah index saja.
tipe_data nama_array [jumlah_elemen];
CONTOH PROGRAM
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
cout<<"FAIZAL"<<endl;
cout<<endl;
int
nilai[4] = {2,4,6,7};
for(int
i=0;i<4;i++){
cout<<"INDEX
KE-"<<i<<" = "<<nilai[i]<<endl;
}
}
Array Multi Dimensi
Array Multidimensi merupakan array
yang serupa dengan array satu dimensi , namun array multidimensi dapat memiliki
memori yang lebih besar. Biasanya array multidimensi digunakan untuk menyebut
array dengan dimensi lebih dari satu atau array
yang mempunyai lebih dari dua subskrip, seperti untuk menyebut array tiga
dimensi, empat dimensi, lima dimensi dan seterusnya.
tipe_data
nama_array [ukuran 1][ukuran 2] ... [ukuran N];
Contoh Program
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
cout<<"FAIZAL"<<endl;
cout<<endl;
cout<<"array
multi dimensi";
cout<<endl;
int
a[4][2] = {{5,2},{10,4},{15,8},{20,16}};
for(int
i=0;i<4;i++){
for(int
j=0;j<2;j++){
cout<<
"a[" << i << "][" << j << "] =
" << a[i][j] <<endl;
}
}
}
RECORD
Record atau Struct dalam bahasa C++
banyak digunakan untuk menyimpan data dalam jenis yang banyak. Dalam
pemrograman, Record digunakan untuk membuat sebuah tipe data baru yang kita
inginkan, dalam hal ini, Record mempunyai dua struktur, yaitu Record yang
mewakili "baris" dan field yang mewakili "kolom".
Record adalah suatu tipe data yang
merupakan gabungan dari 2 (dua) atau lebih field/variabel. Dalam tabel database
sebuah record akan mewakili sebuah baris (row) sedangkan field/variabel adalah
merupakan kolom (column). Syntax atau bentuk dasar pendefinisian record di dalam
pemrograman C/C++ adalah sebagai berikut :
Struct
nama_struktur
{
Tipe1 elemen1;
Tipe2 elemen2;
Tipe3 elemen3;
};
nama_struktur
nama_object;
CONTOH PROGRAM
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
struct
mahasiswa
{
string
nama,kota;
int
npm;
}
;
cout<<"Daftar
Mahasiswa TI"<<endl;
cout<<" program faizal"<<endl;
cout<<"==================="<<endl;
mahasiswa
pertama;
pertama.nama
="Faizal";
pertama.npm
=2018020033;
pertama.kota
="Pangkep";
cout<<endl;
cout<<"Nama
: "<<pertama.nama<<endl;
cout<<"NPM : "<<pertama.npm<<endl;
cout<<"Kota
: "<<pertama.kota<<endl;
mahasiswa
kedua;
kedua.nama
="Sudirman";
kedua.npm
=2018020030;
kedua.kota
="Selayar";
cout<<endl;
cout<<"Nama
: "<<kedua.nama<<endl;
cout<<"NPM : "<<kedua.npm<<endl;
cout<<"Kota
: "<<kedua.kota<<endl;
}
PROSEDUR
DAN FUNGSI
PROSEDUR
Prosedur
merupakan suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai
subprogram (program bagian). Prosedur biasanya bersifat suatu aktifitas seperti
mencari bilangan prima dari sekumpulan bilangan atau mencari bilangan genap
dari sekumpulan bilangan ,dsb.
Bentuk umum:
Void Nama_Prosedur (DaftarParameter)[
/*code atau badan prosedur*/
]
CONTOH
PROGRAM
#include
<iostream>
using
namespace std;
void
cetak(int a){
for(int i=1;i<=a;i++){
cout<<i<<".Faizal\n";
}
}
int main(){
cout<<"Program Fungsi
Void/Prosedur FAIZAL\n";
cout<<endl;
cetak(6);
}
OUTPUT PROGRAM
FUNGSI
Fungsi
merupakan suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai subprogram
(program bagian). Sama seperti halnya dengan prosedur, namun tetap ada
perbedaannya yaitu fungsi mempunyai pengembalian nilai / mengembalikan sebuah
nilai (memiliki return value) dari tipe tertentu (tipe dasar atau tipe
bentukan)
TipeData NamaFungsi
(DaftarParameter){
/*Code atau Badan Fungsi*/
return nilaireturn;
}
/*Code atau Badan Fungsi*/
return nilaireturn;
}
CONTOH PROGRAM FUNGSI SATU PARAMETER
#include
<iostream>
using
namespace std;
int
kuadrat(int x){
int y;
y=x*x;
return y;
}
int main(){
int input,hasil;
cout<<"Nilai Kuadrat Dari
= ";
cin>>input;
hasil=kuadrat(input);
cout<<hasil<<endl;
return 0;
}
OUTPUT PROGRAM
CONTOH PROGRAM FUNGSI 2 PARAMETER
#include
<iostream>
using
namespace std;
int
tambah(int a,int b){
int c;
c=a+b;
return c;
}
int main(){
cout<<"Muhammad
Faizal"<<endl;
cout<<endl;
int input,hasil,a,b;
cout<<"Masukkan Nilai A :
";
cin>>a;
cout<<"Masukkan Nilai B :
";
cin>>b;
hasil=tambah(a,b);
cout<<hasil<<endl;
return 0;
}
OUTPUT PROGRAM
Perbedaan
fungsi dengan prosedur
•
Pada
fungsi, tipe data nilai yang dikirimkan balik (return value) terdapat pada nama
fungsinya, sedangkan prosedur tidak memiliki return value (misal return luas).
•
Karena
nilai balik berada di nama fungsi tersebut, maka fungsi tersebut dapat langsung
digunakan untuk dicetak hasilnya. Atau nilai fungsi tersebut dapat juga
langsung dipindahkan ke pengenal variable yang lainnya (misal luas1 =
ContohFungsi(panjang)).
•
Pada
prosedur, nama prosedur tidak bisa digunakan lagsung tidak seperti pada Nama
Fungsi, yang bisa langsung digunakan dari sebuah prosedur adalah parameternya
yang mengandung nilai balik.
•
Pada
dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara fungsi dan
prosedur pada Bahasa C / C++, hanya dibedakan dari return value. Jika
suatu sub program tersebut memiliki nilai balik (return value) maka sub
program tersebut disebut Fungsi (Function) namun jika tidak
mempunyai nilai balik maka sub program tersebut adalah prosedur (Procedure).





















