Minggu, 19 Januari 2020

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR


PENGERTIAN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

Pemrograman Terstruktur merupakan suatu tindakan untuk membuat program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logis dan sistematis supaya mudah dimengerti, mudah dites, dan mudah dimodifikasi.
            Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur. Sedangkan Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu.

Ciri – ciri Program Terstruktur

  • Run correctly (program handal)
  • Run efficiently (program menjadi sederhana / tidak rumit)
  • Be easy to read and understand (mudah dibaca dan ditelusuri)
  • Be easy to debug (program mudah ditelusuri kesalahannya)
  • Be easy to modify (program mudah dimodifikasi)

Contoh Program Terstruktur

#include <iostream>
Using namespace std;
int main()
{
            cout<<"Nama Saya Adalah Muhammad Faizal";
            return 0;
}



TYPE DATA DAN OPERATOR

Pengertian Tipe Data
Tipe data adalah himpunan nilai yang dapat dimiliki oleh sebuah data. Tipe data menentukan apakah sebuah nilai dapat dimiliki sebuah data atau tidak, serta operasi apa yang dapat dilakukan pada data tersebut.


Contoh Tipe Data Dasar

1. Integer (bilangan bulat)
Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal. Tipe data ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.


2. Real (bilangan riil)
Real adalah tipe data dasar berupa bilangan yang memiliki pecahan desimal. Dalam pemrograman, nilai dengan tipe data ini harus ditulis dengan sebuah titik sebagai pemisah bilangan utuh dan bilangan pecahannya.


3. Char (karakter)
            Char adalah tipe data dasar yang terdiri atas satu buah angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Untuk menyimpan sebuah karakter, diperlukan 1 byte atau 8 bit tempat didalam memori.

4. String
            String adalah tipe data dasar yang berupa kumpulan karakter dengan panjang tertentu. Meskipun berupa kumpulan karakter, karena tipe data string sering digunakan dalam pemrograman, string dianggap sebagai tipe data dasar.

5. Boolean (bilangan logika)
            Sebuah data boolean memiliki tepat dua buah kemungkinan nilai, direpresentasikan sebagai Benar dan Salah, atau True dan False, atau dapat juga dilambangkan dengan 1 dan 0. Tipe data ini dapat digunakan untuk pemilihan dengan kondisi-kondisi tertentu, dimana program harus memilih aksi apa yang akan dijalankan dengan parameter tertentu.

OPERATOR PADA C++

Pengertian Operator
Operator adalah pengendali operasi yang akan dilakukan pada beberapa operan sehingga membentuk sebuah ekspresi. Secara umum, dalam sebuah ekspresi terdapat sebuah operator yang diapit dua operan.

Operator Aritmatik
Operator ini membentuk perhitungan aritmatik. Kedua operan dari operasi aritmatik ini dapat berupa nilai integer atau real.





Operator Relasional
Operator ini membandingkan dua operan dan hasilnya berupa nilai boolean (BENAR atau SALAH). Operasi relasional dapat dilakukan pada dua nilai dengan tipe data yang sama: tipe data integer, riil, char, string, maupun boolean.

Operator Logika
Operator logika adalah operator yang digunakan untuk mengkombinasikan hasil ekspresi yang mengandung operator relasional.


CONTOH PROGRAM OPERATOR

#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
    float nilai1,nilai2,penjumlahan,pengurangan,perkalian,pembagian;

    cout<<"Nilai 1 : ";
    cin>>nilai1;
    cout<<"Nilai 2 : ";
    cin>>nilai2;

    //menggunakan operator
    penjumlahan=nilai1+nilai2;
    pengurangan=nilai1-nilai2;
    perkalian=nilai1*nilai2;
    pembagian=nilai1/nilai2;
           
    cout<<"nilai 1 + nilai 2 = "<<penjumlahan<<endl;
    cout<<"nilai 1 - nilai 2 = "<<pengurangan<<endl;
    cout<<"nilai 1 x nilai 2 = "<<perkalian<<endl;
    cout<<"nilai 1 / nilai 2 = "<<pembagian<<endl;

    return 0;
}          

OUTPUT




IF TUNGGAL, IF ELSE, IF DALAM IF

IF TUNGGAL
Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah, maka perintah akan diabaikan.

Contoh IF Tunggal

#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
    int nilai;
           
    cout<<“Muhammad Faizal”<<endl;
    cout<<"Masukkan jawaban anda : ";
    cin>>nilai;
           
    if (nilai >=1 )
    cout<<"Jawaban Benar";
    return 0;
}



IF ELSE
Artinya dalam pernyataan if dua kondisi "Jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah (tidak terpenuhi) maka akan mengerjakan perintah-2".

Contoh Program
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
    int nilai;
    cout<<“Muhammad Faizal”<<endl;
    cout<<“Masukkan Angka 1 : “;
    cin>>nilai;

    if (nilai == 1)
    cout<<“Betul sekali kanda”;
    else
    cout<<“Bukan Angka 1 di input itu”;
    return 0;

}





 
Contoh Program



#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
    int nilai;
           
    cout<<"Muhammad Faizal"<<endl;
    cout<<endl;
    cout<<"masukkan penilaian anda : ";
    cin>>nilai;
    if (nilai >= 90)
    cout<<"Luar Biasa";
    else if (nilai>=75)
    cout<<"Bagus";
    else if (nilai>=55)
    cout<<"Cukup";
    else
    cout<<"Kurang";

    return 0;
}          








Switch Case

Switch Case merupakan salah satu bentuk percabangan, yang digunakan untuk pilihan berjumlah banyak. Tidak dianjirkan pada pilihan yang melibatkan jangkauan (range) tetapi dianjurkan pada pilihan berupa konstanta dan banyak misalnya untuk memilih menu .

CONTOH PROGRAM

#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
    nilai int;
    cout<<"Masukkan Sebuah angka (1...3) : ";
    cin>>nilai;
    switch (nilai)
    {
    case 1 :
            cout<<"satu";
            break;
    case 2 :
            cout<<"dua";
            break;
    case 3 :
            cout<<"tiga";
            break;
    default :
            cout<<"angka yang anda masukkan salah";
            break;
    }
    return 0;
}





PERULANGAN PADA C++


Perulangan adalah suatu proses eksekusi statemen-statemen dalam sebuah program secara terus-menerus sampai terdapat kondisi untuk menghentikannya. Operasi perulangan / looping selalu dijumpai didalam berbagai bahasa pemrograman, hal tersebut karena struktur perulangan akan sangat membantu dalam efisiensi program.

Dalam C++ terdapat 3 macam struktur perulangan, yaitu : Struktur While, Struktur Do While dan Struktur For.

1. For

Struktur perulangan / pengulangan jenis for biasanya digunakan untuk melakukan perulangan yang telah diketahui banyaknya.
Untuk melakukan perulangan dengan menggunakan struktur perulangan for, kita harus memiliki sebuah variabel sebagai indeksnya. Namun perlu sekali untuk diperhatikan bahwa tipe data dari variabel yang akan digunakan sebagai indeks haruslah tipe data yang mempunyai urutan yang teratur, misalnya tipe data int (0,1,2, ... ) atau char ('a' , 'b' , 'c' , ... ).

CONTOH PROGRAM

#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
cout<<"PROGRAM PERULANGAN"<<endl;
cout<<"MENGULANG SEBANYAK 8 KALI"<<endl;
int a = 1;
for (a=1;a<=8;a++){
cout <<"FAIZAL"<<endl;
}

return 0;


}

OUTPUT PROGRAM



2. WHILE

Struktur perulangan while adalah perulangan yang melakukan pemeriksaan kondisi di awal blok perulangan. Kita tahu bahwa perulangan hanya akan dilakukan jika kondisi yang didefinisikan terpenuhi (jika kondisi bernilai benar). Hal ini berarti jika kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah) maka statemen-statemen yang terdapat dalam blok perulangan pun tidak akan pernah dieksekusi oleh program.

CONTOH PROGRAM


#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a = 1;

cout<<"Program Faizal"<<endl;
cout<<endl;

while(a<=10){

cout<<a<<endl;

a++;
}
cout<<"nilai a terakhir"<<a;
return 0;


}


3. DO WHILE

Berbeda dengan struktur while yang melakukan pemeriksaan kondisi di awal blok perulangan, pada struktur do-while kondisi justru ditempatkan di bagian akhir. Hal ini tentu menyebabkan struktur perulangan do-while minimal akan melakukan satu kali proses eksekusi statemen yang akan diulang walaupan kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah).

CONTOH PROGRAM

#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
int a= 1;
cout<<"Faizal"<<endl;
cout<<endl;
do {
cout <<a<<" Aku"<<endl;
a++;
}
while (a<=10);
cout<<"nial terkahir a = "<<a<<endl;

return 0;

}


OUTPUT PROGRAM






Array 1 Dimensi dan Array Multi Dimensi


Array atau bisa disebut sebagai larik adalah koleksi data atau kumpulan data yang memiliki nama variable dan jenis tipe data yang sama dan memiliki index, index tersebut digunakan untuk mengakses (baca/tulis) elemen atau isi array tersebut.

Array 1 Dimensi
Pengertian Array 1 dimensi adalah sekelompok data yang memiliki nama variable dan tipe data yang sama yang dapat diakses menggunakan 1 buah index saja.
tipe_data  nama_array  [jumlah_elemen];

CONTOH PROGRAM

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
     cout<<"FAIZAL"<<endl;
     cout<<endl;
     int nilai[4] = {2,4,6,7};
     for(int i=0;i<4;i++){
           
     cout<<"INDEX KE-"<<i<<" = "<<nilai[i]<<endl;
     }
}

OUTPUT PROGRAM




Array Multi Dimensi

Array Multidimensi merupakan array yang serupa dengan array satu dimensi , namun array multidimensi dapat memiliki memori yang lebih besar. Biasanya array multidimensi digunakan untuk menyebut array dengan dimensi lebih dari satu atau array yang mempunyai lebih dari dua subskrip, seperti untuk menyebut array tiga dimensi, empat dimensi, lima dimensi dan seterusnya.

            tipe_data  nama_array [ukuran 1][ukuran 2] ... [ukuran N];


Contoh Program

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
    cout<<"FAIZAL"<<endl;
    cout<<endl;
    cout<<"array multi dimensi";
    cout<<endl;
           
    int a[4][2] = {{5,2},{10,4},{15,8},{20,16}};
    for(int i=0;i<4;i++){
    for(int j=0;j<2;j++){
    cout<< "a[" << i << "][" << j << "] = " << a[i][j] <<endl;
                        }          
            }
}

OUTPUT PROGRAM





RECORD

Record atau Struct dalam bahasa C++ banyak digunakan untuk menyimpan data dalam jenis yang banyak. Dalam pemrograman, Record digunakan untuk membuat sebuah tipe data baru yang kita inginkan, dalam hal ini, Record mempunyai dua struktur, yaitu Record yang mewakili "baris" dan field yang mewakili "kolom".
Record adalah suatu tipe data yang merupakan gabungan dari 2 (dua) atau lebih field/variabel. Dalam tabel database sebuah record akan mewakili sebuah baris (row) sedangkan field/variabel adalah merupakan kolom (column). Syntax atau bentuk dasar pendefinisian record di dalam pemrograman C/C++ adalah sebagai berikut :

Struct nama_struktur
{
Tipe1 elemen1;
Tipe2 elemen2;
Tipe3 elemen3;
};
nama_struktur nama_object;

CONTOH PROGRAM

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
    struct mahasiswa
    {
        string nama,kota;
        int npm;
                       
    } ;
    cout<<"Daftar Mahasiswa TI"<<endl;
    cout<<"   program faizal"<<endl;
    cout<<"==================="<<endl;
    mahasiswa pertama;
    pertama.nama ="Faizal";
    pertama.npm =2018020033;
    pertama.kota ="Pangkep";
           
    cout<<endl;
    cout<<"Nama : "<<pertama.nama<<endl;
    cout<<"NPM  : "<<pertama.npm<<endl;
    cout<<"Kota : "<<pertama.kota<<endl;
           
    mahasiswa kedua;
    kedua.nama ="Sudirman";
    kedua.npm =2018020030;
    kedua.kota ="Selayar";
           
    cout<<endl;
    cout<<"Nama : "<<kedua.nama<<endl;
    cout<<"NPM  : "<<kedua.npm<<endl;
    cout<<"Kota : "<<kedua.kota<<endl;
           
}



OUTPUT PROGRAM


                               


PROSEDUR DAN FUNGSI
PROSEDUR
Prosedur merupakan suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai subprogram (program bagian). Prosedur biasanya bersifat suatu aktifitas seperti mencari bilangan prima dari sekumpulan bilangan atau mencari bilangan genap dari sekumpulan bilangan ,dsb.
Bentuk umum:
Void Nama_Prosedur (DaftarParameter)[
/*code atau badan prosedur*/
]

CONTOH PROGRAM

#include <iostream>
using namespace std;
void cetak(int a){
            for(int i=1;i<=a;i++){
                        cout<<i<<".Faizal\n";
            }
}
int main(){
            cout<<"Program Fungsi Void/Prosedur FAIZAL\n";
            cout<<endl;
cetak(6);
}

OUTPUT PROGRAM




FUNGSI

Fungsi merupakan suatu program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai subprogram (program bagian). Sama seperti halnya dengan prosedur, namun tetap ada perbedaannya yaitu fungsi mempunyai pengembalian nilai / mengembalikan sebuah nilai (memiliki return value) dari tipe tertentu (tipe dasar atau tipe bentukan)

TipeData NamaFungsi (DaftarParameter){
     /*Code atau Badan Fungsi*/
     return nilaireturn;
}
CONTOH PROGRAM FUNGSI SATU PARAMETER
#include <iostream>
using namespace std;
int kuadrat(int x){
            int y;
            y=x*x;
            return y;
}
int main(){
            int input,hasil;
            cout<<"Nilai Kuadrat Dari = ";
            cin>>input;
           
            hasil=kuadrat(input);
            cout<<hasil<<endl;
            return 0;
}


OUTPUT PROGRAM





CONTOH PROGRAM FUNGSI 2 PARAMETER

#include <iostream>
using namespace std;
int tambah(int a,int b){
    int c;
    c=a+b;
    return c;
}
int main(){
    cout<<"Muhammad Faizal"<<endl;
    cout<<endl;
    int input,hasil,a,b;
    cout<<"Masukkan Nilai A : ";
    cin>>a;
    cout<<"Masukkan Nilai B : ";
    cin>>b;
           
    hasil=tambah(a,b);
    cout<<hasil<<endl;
    return 0;
}

OUTPUT PROGRAM




Perbedaan fungsi dengan prosedur
      Pada fungsi, tipe data nilai yang dikirimkan balik (return value) terdapat pada nama fungsinya, sedangkan prosedur tidak memiliki return value (misal return luas).
      Karena nilai balik berada di nama fungsi tersebut, maka fungsi tersebut dapat langsung digunakan untuk dicetak hasilnya. Atau nilai fungsi tersebut dapat juga langsung dipindahkan ke pengenal variable yang lainnya (misal luas1 = ContohFungsi(panjang)).
      Pada prosedur, nama prosedur tidak bisa digunakan lagsung tidak seperti pada Nama Fungsi, yang bisa langsung digunakan dari sebuah prosedur adalah parameternya yang mengandung nilai balik.
      Pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara fungsi dan prosedur pada Bahasa C / C++, hanya dibedakan dari return value. Jika suatu sub program tersebut memiliki nilai balik (return value) maka sub program tersebut disebut Fungsi (Function) namun jika tidak mempunyai nilai balik maka sub program tersebut adalah prosedur (Procedure).
 

 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar